MUHASABAH….


Banyak pertanyaan menggelayuti pikiran kita kaum muslimin dewasa ini:
– Mengapa begitu sedikit barakah pada rizki dan harta padahal terbilang banyak dalam hitungan orang lain?
– Mengapa hubungan antar kerabat dan keluarga begitu mudah terputus, padahal jarak berdekatan, transportasi dan komunikasi juga memadai dan ssemakin hari semakin canggih?
– Mengapa sebagian kaum muslimin merasa berat menunaikan shalat tepat wakut dan berjama’ah? bahkan sebagian mereka (yang mengaku muslim) tak sudi melaksanakan shalat sama sekali? padahal banyak orang berlomba2 mendirikan masjid yang megah……
– Mengapa semakin banyak wabah kegelisahan, kesedihan dan penderitaan padahal beragam kemewahan ada dan berbagai sarana hiburan juga tersedia ?
– Mengapa semakin banyak tersebar berbagai penyakit dan wabah baru pada masa ini, padahal sarana pengobatan dan obat-obatan semakin canggih, rumah-rumah sakit dan pusat-pusat pelayanan kesehatan bertebaran di mana-mana ?
– Mengapa beragam bencana dan musibah yang memilukan banyak menimpa kaum muslimin di segala penjuru dengan berbagai bentuk yang menyedihkan seperti peperangan, pembunuhan, gempa, banjir dan kelaparan?
– Dan masih banyak pertanyaan lain yang membutuhkan jawaban yang tuntas dan memuaskan
Sesungguhnya, sudah banyak orang yang telah memberikan jawaban dan menjelaskan berbagai kejadian itu dalam tinjauan materi semata. Mereka melupakan sisi penting dalam masalah-masalah ini – meskipun penjelasan mereka tidak salah – yaitu sisi maknawi atau tinjauan keimanan atas kejadian-kejadian itu dengan beragam bentuknya yang mencengangkan. Dan menjadi tampak jelas bagi orang yang memiliki sedikit ilmu.

Kalau begitu, apa sebabnya yang hakiki (sebab sebenarnya) dari semua hal yang kita pertanyakan ini ? Jawabnya adalah perbuatan maksiat dan dosa yang kita lakukan. Perbuatan maksiat yang dimaksudkan bukan sebatas yang terbayang di kepala-kepala kita, akan tetapi perbuatan maksiat yang mencakup semua sisi kehidupan, baik dalam sisi keimanan, sosial kemasyarakatan, akhlak, ekonomi atau yang lainnya, baik yang kita sadari ataupun tidak. Allah berfirman,
قُلْ هُوَ مِنْ عِندِ أَنْفُسِكُمْ
Katakanlah: “Itu akibat dari (kesalahan) dirimu sendiri.” (QS. 3 : 165)
dan firmanNya,
ظَهَرَ الْفَسَادُ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ بِمَا كَسَبَتْ أَيْدِي النَّاسِ لِيُذِيقَهُم بَعْضَ الَّذِي عَمِلُوا لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَ
Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar). (QS. 30 : 41)

وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْقُرَى آمَنُواْ وَاتَّقَواْ لَفَتَحْنَا عَلَيْهِم بَرَكَاتٍ مِّنَ السَّمَاءِ وَالأَرْضِ وَلَـكِن كَذَّبُواْ فَأَخَذْنَاهُم بِمَا كَانُواْ يَكْسِبُونَ
Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.(Al Araf:96)

وَضَرَبَ اللّهُ مَثَلاً قَرْيَةً كَانَتْ آمِنَةً مُّطْمَئِنَّةً يَأْتِيهَا رِزْقُهَا رَغَداً مِّن كُلِّ مَكَانٍ فَكَفَرَتْ بِأَنْعُمِ اللّهِ فَأَذَاقَهَا اللّهُ لِبَاسَ الْجُوعِ وَالْخَوْفِ بِمَا كَانُواْ يَصْنَعُونَ
Dan Allah telah membuat suatu perumpamaan (dengan) sebuah negeri yang dahulunya aman lagi tenteram, rezkinya datang kepadanya melimpah ruah dari segenap tempat, tetapi (penduduk)nya mengingkari ni’mat-ni’mat Allah. karena itu Allah merasakan kepada mereka pakaian kelaparan dan ketakutan, disebabkan apa yang selalu mereka perbuat.(an nahl :112)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s