AYAT-AYAT RENUNGAN PENEGUH HATI


Sesungguhnya segala puji hanyalah milik Alloh Ta’ala. Kami memuji-Nya dan minta pertolongan hanya kepada-Nya, dan kami minta perlindungan-Nya dari kejahatan diri kami dan keburukan amal-amal kami. Barangsiapa yang diberi petunjuk Alloh, maka tidak ada yang dapat menyesatkannya. Dan barangsiapa disesatkan Alloh, maka tidak ada yang dapat menunjukinya. Aku bersaksi bahwa tiada ilah(sesembahan) yang haq (benar) kecuali Alloh Ta’ala, dan sesungguhnya Muhammad itu adalah hamba dan utusan-Nya. Sholawat dan salam semoga senantiasa dilimpahkan kepada junjungan kita Muhammad Saw dan kepada keluarga beliau serta siapa saja yang berjalan mengikuti jejaknya sampai hari kiamat.

Satu kebahagiaan yang tidak terhingga ketika Alloh menciptakan sarana, media atau perangkat untuk mengoptimalkan kebahagiaan dunia dan akhirat melalui inti ajaran Islam (syari’at) yang selalu memberikan kemaslahatan bagi hamba-Nya apabila dilaksanakan dengan ikhlas, berkesinambungan menyebarkan dakwah Amar makruf nahi mungkar dan saling nasehat-menasehati agar kita yang hidup direntang panjang di masa modern ini mampu bertahan dalam garis-garis kebenaran tersebut.

Tiada kesempurnaan dalam hidup ini, itulah satu ungkapan yang layak saya sampaikan pada kesempatan ini, pasalnya dua tahun yang lalu saya menasehati seseorang yang sedang dilanda gundah-gulana karena beban hidupnya yang terlalu berat. Tentu kita pun, termasuk saya (yang pernah memberikan nasehat) juga pernah mengalami hal yang sama. Saya yakin bahwa masing-masing kita mengalami proses atau perjalanan hidup yang berbeda-beda, ada yang lancar, sedang, ada juga yang sulit (harus terpontang-panting). Begitu juga perasaan kita, mempunyai keimanan yang tidak tetap, kadang kita sangat kuat, tetapi tidak jarang kita merasa sangat lemah (futur), bahkan hampir-hampir terjatuh dalam pintu kenistaan. Tapi yakinlah bahwa semua itu ada masanya, Alloh itu adil dan akan menguji hamba-Nya sesuai kadar kemampuannya. Yakinlah bahwa setiap kesulitan pasti ada kemudahan, kita hanya butuh sabar ketika mendapat kesulitan dan syukur ketika mendapat kemudahan.

Wahai saudaraku, mari sejenak kita membuka kembali Al-Qur’an yang menjadi pedoman hidup kita. Mari kita renungkan beberapa ayat yang mewakili sebagai jawaban dari kegelisahan hati kita selama ini. Bisa jadi kita gelisah atau merasa sesak karena kurang paham makna dari hidup ini, atau karena kita telah mengabaikan janji-janji Alloh pada kita melalui kitab-Nya yang suci.

Kenapa Kita Di Uji??

 

Maka Alloh menjawab dengan firman-Nya :

“ Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan : ‘Kami telah beriman’, sedang mereka tidak diuji lagiDan sesungguhnya kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta “ ( QS. Al-Baqarah : 2-3 ).

Kenapa Kita Tidak Mendapatkan Apa Yang Kita Inginkan??

 

Maka Alloh menjawab dengan firman-Nya  :

“ Diwajibkan atas kamu berperang, padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci. Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui “ (QS. Al- Baqarah : 216).

Kenapa Ujian Yang Kita Hadapi Seberat Ini??

 

Maka Alloh menjawab dengan firman-Nya :

“ Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdo’a): “Ya Rabb kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami bersalah. Ya Rabb kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang yang sebelum kami. Ya Rabb kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir”. (QS. Al-Baqarah : 286)

 

Ketika Kita Mulai Frustasi.

Maka Alloh menjawab dengan firman-Nya :

“ Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman “  (QS. Al-Imran : 139).

 

Bagaimana Ketika Kita Merasa Tak Tahan Lagi ??

 

Maka Alloh menjawab dengan firman-Nya : 

“Janganlah kamu sekali-sekali berputus asa dari Rahmat ALLAH, karena sesungguhnya tiada ada orang yang berputus asa dari Rahmat ALLAH, melainkan kaum Kafir ” ( QS. Yusuf : 87).

Lalu Bagaimana Kita Menjalani Hidup Kita??

 

Maka Alloh menjawab dengan firman-Nya : 

“ Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertaqwalah kepada Allah supaya kamu beruntung “ (QS. Ali- Imran : 200).

“ Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu’ “ (QS. Al-Baqarah : 45)

Jadi Pada Siapa Kita Mesti Berharap??

 

Maka Alloh menjawab dengan firman-Nya  : 

“ Jika mereka berpaling (dari keimanan), maka katakanlah : “Cukuplah Allah bagiku; tidak ada Ilah selain Dia. Hanya kepada-Nya aku bertawakkal, dan Dia adalah Rabb yang memiliki ‘Arsy yang agung”  (QS. At-Taubah : 129)

 

Lalu Apa Yang Kita Dapat Dari Semua Itu??

 

Maka Alloh menjawab dengan firman-Nya  : 

“ Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mu’min, diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka. Mereka berperang pada jalan Allah, lalu mereka membunuh atau terbunuh. (Itu telah menjadi) janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil dan Al-Qur’an. Dan siapakah yang lebih menepati janjinya (selain) daripada Allah? Maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu, dan itulah kemenangan yang besar “ (QS. At-Taubah : 111)

Semoga gambaran masalah beserta jawaban di atas mampu membuka hati anda, merefres kembali makna hidup ini, berbenah, melepasakan beban dan masalah yang telah membebani kita serta memulainya kembali dengan yang lebih baik. Selamat menempuh hidup baru di dunia keikhlasan, dunia ibadah karena Alloh semata. Wallahua’lam Bishowab.

( Kalibata, 4 Juli 2012)

M. Sirais Rosyid

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s